Kendali Hati
diantara semua kendali hati...
ketika indera dan hati tak lagi bercumbu memadu cinta
dan Tuhan bermain-main dengan kuasa-Nya
resah.. gelisah..
termakan oleh ketidaksingkronan sisi manusia dan bijaksana
selamat datang, kata seorang teman
aku adalah manusia...
ketika kepalsuan membawa tafsir yang menyesatkan
ketakutan akan kepalsuan lainnya
dan ketidakjujuran dilain masa menciptakan drama hati yang menyayat
terpuruk dalam lubang mati
yang kugali sendiri
tiada artinya mencari kebenaran dan ketidakbenaran
hanya ilusi bodoh yang terlukis dalam rasa
mungkin juga tidak pernah ada
hidup hanyalah pilihan
memilih akibat atas sebab
dalam garis-garis yang telah Dia tentukan
kehidupan...kematian...
adalah salah satu hak paling suci manusia dari sang khalik
Terang...gelap...
itu hanya ada dalam pikiran
Tidak takut tidak berani
Tidak ingin tidak menolak
Tidak bertanya dan tidak mempertanyakan
untaian kata penuh makna
dalam keutuhan penuh goncangan
dalam kedamaian penuh sesak
namun ketika hati tak penuh jujur memilih pilihan
hanya siksa ruang hampa yang mendalam yang tersisa
aku..
hanyalah manusia...
dalam raga...
ketika indera dan hati tak lagi bercumbu memadu cinta
dan Tuhan bermain-main dengan kuasa-Nya
resah.. gelisah..
termakan oleh ketidaksingkronan sisi manusia dan bijaksana
selamat datang, kata seorang teman
aku adalah manusia...
ketika kepalsuan membawa tafsir yang menyesatkan
ketakutan akan kepalsuan lainnya
dan ketidakjujuran dilain masa menciptakan drama hati yang menyayat
terpuruk dalam lubang mati
yang kugali sendiri
tiada artinya mencari kebenaran dan ketidakbenaran
hanya ilusi bodoh yang terlukis dalam rasa
mungkin juga tidak pernah ada
hidup hanyalah pilihan
memilih akibat atas sebab
dalam garis-garis yang telah Dia tentukan
kehidupan...kematian...
adalah salah satu hak paling suci manusia dari sang khalik
Terang...gelap...
itu hanya ada dalam pikiran
Tidak takut tidak berani
Tidak ingin tidak menolak
Tidak bertanya dan tidak mempertanyakan
untaian kata penuh makna
dalam keutuhan penuh goncangan
dalam kedamaian penuh sesak
namun ketika hati tak penuh jujur memilih pilihan
hanya siksa ruang hampa yang mendalam yang tersisa
aku..
hanyalah manusia...
dalam raga...
0 Comments:
Posting Komentar
<< Home