Minggu, September 12, 2004

Wanita Adalah...

wanita...
wanita adalah singa

makhluk paling ganas yang pernah kutemukan
berlindung dalam kelemahlembutannya
bertopeng ketidakberdayaan
tapi mampu menghisap waktu
membuat para lelaki takluk bertekuk lutut dalam ketamakannya
yang hanya datang ketika membutuhkan
dan mencampakkan ketika tetes tetes darahku mengering

wanita adalah serigala
mahluk paling licik yang pernah ku ketahui
yang menuntut segala macam persamaan, emansipasi
menggerogoti lahan sejati lelaki
namun tak mau menjalani tanggungjawab sejati lelaki
selalu ingin didatangi, disayangi, diperhatikan
menuntut lelaki mengungkapkan perasaannya
namun ia sendiri tak pernah mau mengungkap isi hati

wanita adalah lintah
makhluk kuat yang berpura-pura dalan kelemahan
makhluk paling sadis yang pernah mengisapku
yang menyedot seluruh energiku
untuk ketamakkannya akan perhatian, materi dan rasa aman
memaksaku meneteskan keringat
sampai belulangku tak mampu lagi bergerak
sampai mataku menjadi kasat

Wanita adalah ular
mahluk paling berbisa yang pernah aku tahu
yang dengan pintarnya telah menang dalam stigma yang ia ciptakan
menaruh lelaki sebagai mahluk yang hanya penuh nafsu
yang memanfaatkan tubuh lemahmu yang tak berdaya
menaruh lelaki sebagai zat yang zalim
dengan derai tangismu yang memilukan
padahal kau yang mencipta
melalui lenggokan yang memabukkan
melalui potongan kain yang sengaja kau sobek pendek
melalui potongan daging yang kau pamerkan
melalui lirikan mata yang mematikan
melalui senyum manis yang menghanyutkan


wanita adalah ganja
makhluk paling melenakan yang pernah ada
seakan membawaku dalam nirwana
membuatku seakan tak mampu hidup tanpa dirinya
tapi yang ada hanya neraka
yang membekukan serabut serabut otakku
yang hanya akan membuatku semakin bodoh
tak mampu berfikir
tak mampu merasa
menjadi bongkahan mayat mayat hidup
tanpa jiwa

wanita adalah iblis
makhluk paling egois yang pernah aku temui
yang dengan pintar memintaku mengabdi dalam pelukannya
yang selalu merayuku untuk menTuhankannya
yang selalu menggodaku untuk berada dipuncak alam pikirku
yang selalu ingin teratas dalam hatiku
yang tak pernah mau diduakan
dari jutaan semestaNya yang juga butuh perhatianku
dalam jumlah tak terbatas ciptaNya yang butuh kasih sayangku

bahkan aku tak mampu membencimu...

hanya satu yang aku yakin tentang engkau wahai wanita
bahwa engkau pasti akan menguntai serapah
mutlak tak menerima setiap goresan kata yang ku rangkai
namun tak pernah mau mengungkap makna terdalam coretan ini
ataukah tawa kemenangan yang akan kau sampaikan?

wahai wanita...
baca ini
dengan nurani...