Jumat, September 09, 2005

kumerindukanmu

betapa ku ingin menatapmu
dalam
memandangmu disela sela pagi
melepas rindu yang mengalir deras dari setiap helai nafas

betapa ku ingin menyapamu
tuk hangatkan kalbuku
namun tak satupun kata yang mampu kurangkai
terkunci rapat meski dalam sunyi

betapa ku ingin menyentuhmu
membelai setiap helai rambutmu nan melambai lembut
pancarkan percik kedamaian
tenangkan gundah diseluruh isi tubuh

betapa ku ingin memelukmu
merengkuh tubuh hangatmu dalam genggaman jejariku
rasakan hebusan nafas yang menyapa damai

betapa ku ingin mendengar celotehmu
yang hilangkan lelah betapapun itu
segarkan susah resah gelisah
bangkitkan hasrat tuk hidup tak berbatas

betapa aku merindukanmu

malam ini jadi saksi
betapa harapku membuncah tak tertahan
memperdalam kehampaan dalam rasa
dalam ketakberdayaanku tuk mengecupmu

namun hanya itu
aku hanya bisa merindumu


*hiks, how i miss u much,
ternyata jadi ngga tau kabar dia sekarang lebih menyakitkan dari pada jadi "second man" :(