kumerindukanmu
betapa ku ingin menatapmu
dalam
memandangmu disela sela pagi
melepas rindu yang mengalir deras dari setiap helai nafas
betapa ku ingin menyapamu
tuk hangatkan kalbuku
namun tak satupun kata yang mampu kurangkai
terkunci rapat meski dalam sunyi
betapa ku ingin menyentuhmu
membelai setiap helai rambutmu nan melambai lembut
pancarkan percik kedamaian
tenangkan gundah diseluruh isi tubuh
betapa ku ingin memelukmu
merengkuh tubuh hangatmu dalam genggaman jejariku
rasakan hebusan nafas yang menyapa damai
betapa ku ingin mendengar celotehmu
yang hilangkan lelah betapapun itu
segarkan susah resah gelisah
bangkitkan hasrat tuk hidup tak berbatas
betapa aku merindukanmu
malam ini jadi saksi
betapa harapku membuncah tak tertahan
memperdalam kehampaan dalam rasa
dalam ketakberdayaanku tuk mengecupmu
namun hanya itu
aku hanya bisa merindumu
*hiks, how i miss u much,
ternyata jadi ngga tau kabar dia sekarang lebih menyakitkan dari pada jadi "second man" :(
dalam
memandangmu disela sela pagi
melepas rindu yang mengalir deras dari setiap helai nafas
betapa ku ingin menyapamu
tuk hangatkan kalbuku
namun tak satupun kata yang mampu kurangkai
terkunci rapat meski dalam sunyi
betapa ku ingin menyentuhmu
membelai setiap helai rambutmu nan melambai lembut
pancarkan percik kedamaian
tenangkan gundah diseluruh isi tubuh
betapa ku ingin memelukmu
merengkuh tubuh hangatmu dalam genggaman jejariku
rasakan hebusan nafas yang menyapa damai
betapa ku ingin mendengar celotehmu
yang hilangkan lelah betapapun itu
segarkan susah resah gelisah
bangkitkan hasrat tuk hidup tak berbatas
betapa aku merindukanmu
malam ini jadi saksi
betapa harapku membuncah tak tertahan
memperdalam kehampaan dalam rasa
dalam ketakberdayaanku tuk mengecupmu
namun hanya itu
aku hanya bisa merindumu
*hiks, how i miss u much,
ternyata jadi ngga tau kabar dia sekarang lebih menyakitkan dari pada jadi "second man" :(
0 Comments:
Posting Komentar
<< Home