Minggu, Februari 27, 2005

.

cinta...
begitu berhargakan dirimu
hingga aku harus tersenyum dalam getir
bertutur bijak dalam gelora serapah

cinta
apa lagi yang hendak kau kau kuras dari bangkaiku
telah kering darahku dalam selubung nadi
telah rapuh tulangku akan terikmu
telah habis kata ku dari ujung lidah

seberapa mahal hargamu
akankah kau perbudak diriku
sampai jasad ini tak lagi punya harga?

*i dont know where the limit
to love one girl in one time...
should i do the same thing?
and be somebody who i know that it isn't me?

Confuse

berapa berkuasa engkau sang waktu
sekejap kau ubah tawa menuju sepi
tatkala gelora menjerat dalam hasrat
ketika cinta berada diujung langit

sungguh
terlalu tipis bedanya sedih dan bahagia
sepi dan gegap gempita
damai dan gulana
tatkala jari-jari-Nya memutuskan tuk bersabda
tentukan nasib sepasang nyawa
ataukah memang tak ada bedanya?

entah
terkadang hanyut itu begitu menyenangkan
membiarkan diri mengalir bersama air
hanya ternyata hati tetaplah hati
yang penuh kebijaksanaan
penuh keakuan
penuh dengan rasa

aku kini ada ditengah samudra
yang tak terjamah sendi-sendinya
meringkuk diantara sela-sela
menerawang mencari arah

dan sang waktu tetap dengan langkahnya
dengan tenang membiarkan aku dalam lelah
hilang ditelan masa

wahai sang waktu
bawa aku
bersamamu...

*confuse...
now im someone nowhere

Selasa, Februari 08, 2005

sepi merindu

ingin kuuntai senyum putih tulus
rindangkan hatimu dalam naungan
kokohkan kepakkanmu membelah dunia
bebaskan semerbak nafasmu menghempas samudra

ingin kutebar tawa menggema
melepasmu memetik tangkai tangkai
menjagamu dari jelaga nestapa
meski itu tak lagi perlu
karena damaimu adalah sabda semesta

ingin ku berdiri dengan damai
tatkala kau melangkah dengan jenaka
menggenggam seisi alam yang hendak berbagi kasih
dan langkahmu tak lagi mampu ku rengkuh

ingin kuajari alam tuk mencintamu
agar tak lagi detikmu mengalun sendu
agar durinya tak lukai lembutmu
dan bahagiamu membelai sang surya

sungguh...
aku ingin...

sampai akhirnya harummu tak lagi kucium
dan gelap pun menyapaku dingin




*sepi...

Kosong...

.


















.
*kan udah gw bilang judulnya kosong?
wek!

Maaf...

HAH!
kulempar napas itu berat berat
muntahkan sampah serapah yang sesakkan hati
mencoba luruskan pikiran nanar yang mulai merasuki bangkai yang bernafas

kembali, terasa betapa tidak mudah menguntai simponi hati
menata hati, pikir dan zikir dalam alunan orkestra nan anggun
maafkan aku cinta...
aku tak mampu mendusta..

tatkala tetes embun itu menyeruak disela-sela pori
dan sentuhan mentari membelai tidur nyenyakku
mengecup sanubari dengan wangi surgawi
dan akupun berkata
"terima kasih cinta, telah menjebakku dalam damai tatapmu..."

dan asa itupun mengalir
deras
menghantam tembok nilai-nilai yang ku bangun utuh
berderai tak berbekas
hanyutkan diriku
dalam sadar

hidup itu adalah pilihan
dan aku telah memilih
untuk hanyut...

kebahagiaan dan rasa sakit adalah sepasang kekasih yang tak terpisah
dan ketika manusia memilih untuk mencintai sepenuh hati
mereguk kebahagiaan dititik tak terbatas
dan pilu itu akan melangkah seiring dengannya
hanya mereka yang siap menerima siksa tak terlukiskan
yang mampu mencinta tanpa batas

cinta..
izinkan aku
untuk belajar
mencintamu
tanpa syarat....

namun aku tak kuasa...
maaf...



*hiks...
susahnya untuk ikhlas....

Bodoh!

hanya orang bodoh
yang serahkan hidupnya hanya untuk setangkai bunga
ketika ia berada ditaman cinta
tatkala setiap kuncupnya berserah diri padanya

hanya manusia bodoh
yang dirundung sedih ketika jeruji penjara dibuka
merdeka tuk kunjungi ranjang-ranjang hangat nan menggoda
dan meronta tuk kembali dalam dalam jeratannya

hanya lelaki bodoh
yang ajarkan cintanya mengiris duka menoreh nestapa
terjebak dalam tirani kebijaksanaan dan kearifan
tersenyum tatkala separuh nafasnya melangkah ceria

lelaki itu
adalah aku...



*lagi bego...
berhayal ada doraemon
pengen minta mesin waktu
biar gw mundur ke tanggal 20 januari 05
dan berhenti tanggal 30 :(
mimpi aja lu terus...
dasar dodol...
salah ndiri sayang kok bablas
ga pake rem
property orang lagi
kapok!
wakakakkakaka
*ngetawain diri sendiri

tapi lumayan ah
ngerasain enak 10 harian
setelah mati hampir dua tahunan
*menghibur diri wakakakakka....

ih, tapi ngga ah
norak amat
kayak dah ga ada orang yang bisa di sayang aja
emang dah ga ada orang yang laen lagi apa?
emang enak tepok tangan sendiri
ngapain juga coba
bener tuh judul
dasar tolol...
hihihihihihi...
*mulai ga waras...

nb : lagi jadi manusia normal...