Senin, September 26, 2005

artimu bagiku

wahai mentari...
masihkah ada dia yang merindukanku
dalam laju waktu yang mengalir mengalun lembut
tatkala kelopak mata menyapa isi dunia
bukan dalam senyap malam
tapi dalam hiruk pikuk riuh celoteh embun pagi

wahai sang surya
masihkan ada dia yang mengingatku
dalam derap langkah yang memutarimu
bukan dalam sepi
tapi dalam jutaan lelah fikir yang berkebat disudut sudut otak
tatkala tumpukan sampah masalah menjejali ruang dan waktu

wahai matahari
masihkah ada dia yang menjadikanku api yang kobarkan semangat dan gelora
tatkala adaku tak mengusik lembar lembar hidup
tatkala mengenangku memberinya ruang tak berbatas

wahai senja
masihkah ada dia yang hangat senyumnya tepersembahkan untukku
dalam ribuan tawa yang diberai sepelosok semestamu
tatkala kenangan tentangku mampu lenyapkan letih yang menusuk relung hati

wahai malam
adakah dia di ujung sana yang adaku tentramkan tutup waktu
tatkala dering suaraku lepaskan diri dari penat
tatkala memimpikanku lelapkan tidurnya dalam kelumit senyum damai
hingga sang mentari menjemput dipagi hari

karena seperti itulah dia untukku...

Sabtu, September 17, 2005

somewhere..nowhere..

aku paham akan kekuatan cinta
apa arti cinta
namun aku masih saja tak berdaya
seperti saat ini...
ketika aku telah tak peduli lagi pada aku
yang aku ingin tau hanya kamu
ya, hanya kamu

betapa ku merasa menderita
betapa cemas dan khawatir mendera
betapa aku sangat tersiksa karenanya
betapa ego, harga diri, sombong, angkuh, menjadi tak berharga
sesuatu yang haram bagikupun tak mampu menahannya
hanya dan hanya karena aku tak tau engkau dimana

Tuhan
begitu dahsyat rasa ini kau cipta
hingga tak kuasa batas rasa dan karsaku menembus ruang batas
mencapai titik terdalam dan terluas yang tak terpikir tuk ku raih
aku bahkan tak tau sejauh apa energi yang ku punya
menjelajah ujung semesta yang tak tau entah dimana

Tuhan...
dengan segala kerendahan hati kumohon padaMu
sampaikan cemasku padanya
dan pastikan dirinya dalam genggamanMu
ku mohon..


where are you hun?
galau...

Rabu, September 14, 2005

Sahabat Sejati

bertahun tahun aku mencoba untuk menolak
mencoba untuk meyakini sesuatu yang kuyakini
bahwa sebenarnya masih ada manusia yang sepenuhnya ikhlas dimuka bumi ini
bahwa sebenarnya masih ada manusia yang sepenuhnya bisa dipercaya
karena aku adalah hambaNya yang sangat mengagungkan kepercayaan
karena hanya itu yang bisa kuberi
dan aku sangat ingin bertemu zesuatu yang namanya ikhlas
karena itu adalah hal yang sangat sulit ku temui
itulah mengapa
kepercayaan dan keikhlasan adalah 2 kata yang sangat penting bagiku
bagian dari hidup dan pencarianku
dan ketika ada pepatah yang mengatakan
"tidak ada sahabat sejati, yang ada hanya kepentingan sejati"
sepenuh hati aku tidak bisa menrimanya
dan aku berteriak
"TIDAK!. Pasti ada yang namanya sahabat sejati yagn bisa dipercaya sepenuh hati!"

namun
hanya saja
ada satu hal yang aku lupa
bahwa manusia adalah tetap manusia
zat yang dikaruniai anugrah luar biasa oleh Tuhan
karena manusia diberi sesuatu yang tak dimiliki oleh makhluk lain
yaitu pilihan
hak untuk memilih
dan manusia bisa memilih untuk menjadi Tuhan
menjadi Setan
menjadi iblis
menjadi malaikat
bahkan menjadi binatang
namun tidak akan pernah benar benar bisa menjadi apa yang diinginkannya

ya
itulah manusia
makhluk yang bisa mendekati sifat apa saja
karena nol dan tak hingga tetap hanya milik Nya
maka sebenarnya
manusia tidak akan pernah bisa benar-benar menjadi tuhan
benar benar menjadi setan
benar benar menjadi iblis
benar benar menjadi malaikat
benar benar menjadi binatang
manusia hanya punya kecenderungan
untuk mendekati zat zat itu sedekat dekatnya

dan begitupula dengan ikhlas dan kepercayaan
maka tidak ada jualah manusia yang benar benar ikhlas
karena manusia hidup dengan satu tujuan bersyarat
dan tidak ada jualah manusia yang benar benar bisa dipercaya

kini
disini
aku dihempaskan olehNya pada sebuah kenyataan
untuk menerima kenyataan yang ada
bahwa memang
tidak ada sahabat sejati
tidak ada satupun manusia yang bisa dipercaya
tidak ada satupun manusia dimuka bumi yang sepenuhnya ikhlas
karena ikhlas adalah milikNya
dan percaya adalah hanya untukNya

sungguh
akhirnya aku sadar
hanya Dia yang layak untuk dijadikan sahabat
hanya Dia, Sang Zat Segala Maha
karena tak satupun manusia dimuka bumi yang layak menjadi Sahabat Sejatiku

so,
maaf kan aku Sahabat
telah mengabaikanmu
dan melupakanmu
apa yang telah kau tunjukkan padaku
pelajaran pelajaran yang aku terima
telah memberikan sesuatu yang sangat bernilai
semoga aku bisa menerima ini dengan ikhlas
bahwa tidak ada sahabat sejati dimuka bumi ini
yang ada hanya kepentingan sejati

izinkan aku menjadi sahabatmu wahai Tuhan...


*dalam kesedihan yang dalam
dalam kesepahaman yang dalam

Jumat, September 09, 2005

kumerindukanmu

betapa ku ingin menatapmu
dalam
memandangmu disela sela pagi
melepas rindu yang mengalir deras dari setiap helai nafas

betapa ku ingin menyapamu
tuk hangatkan kalbuku
namun tak satupun kata yang mampu kurangkai
terkunci rapat meski dalam sunyi

betapa ku ingin menyentuhmu
membelai setiap helai rambutmu nan melambai lembut
pancarkan percik kedamaian
tenangkan gundah diseluruh isi tubuh

betapa ku ingin memelukmu
merengkuh tubuh hangatmu dalam genggaman jejariku
rasakan hebusan nafas yang menyapa damai

betapa ku ingin mendengar celotehmu
yang hilangkan lelah betapapun itu
segarkan susah resah gelisah
bangkitkan hasrat tuk hidup tak berbatas

betapa aku merindukanmu

malam ini jadi saksi
betapa harapku membuncah tak tertahan
memperdalam kehampaan dalam rasa
dalam ketakberdayaanku tuk mengecupmu

namun hanya itu
aku hanya bisa merindumu


*hiks, how i miss u much,
ternyata jadi ngga tau kabar dia sekarang lebih menyakitkan dari pada jadi "second man" :(

satu dalam sendiri

saat dunia mulai tidur
ku buka mata
nikmati sendiriku
rasakan semilir angin malam
seraya ku hembus napas
letih

tiada lagi rasa tuk ku bagi
karna semua tkah kuberikan untuk yang satu
yang selalu membuatku tak mampu menepi
ketepian lain

sendiri ku terus berjalan
bersama pikiranku yang menerawang
hadapi sepi
lalui waktu tanpa siapapun


*sorry bro, lirik lu gw modip:(

Kamis, September 08, 2005

izinkan aku

maafkan aku Tuhan
telah melupakanMu
dan kuasaMu
tentang masa di depan sana

tidak ingin tidak menolak
tidak takut tidak berani
tidak bertanya dan tidak mempertanyakan

maafkan aku Tuhan atas keraguanku
meragukan titahMu
melakukan hal yang hanya mungkin oleh kuasaMu
mencoba memutuskan nasibku
dan dia
ijinkan aku untuk belajar untuk tidak mempertanyakanmu
dan tetap mengupayakan nasibku
dengan izinMu


cimahi, 08.58
makasi ya pak
udah ngingetin soal iktiar, pasrah, dan iklas...
thank a lot

seluruh maaf untukmu, wahai matahariku

betapa berat tatkala lidah tak senyawa
ketika serapah harus ku urai berai
hal yang tak mungkin terangkai untukmu
tak kan pernah mungkin

kuiris nadiku dalam tawa
tawa nan tak pernah ada
sungguh..
semua kini tampak berbeda untukku

sungguh cintaku...
sungguh...
bukan inginku mengurai pedih
karena itu tak pantas untukmu
takkan mungkin tanganku lepas ketubuhmu
kecuali hanya untuk membelaimu
tak kan mungkin mulutku berbuat nista
karena ia tercipta tuk mengecupmu

hanya saja hidup terkadang tak selalu mudah

aku hanya ingin membantumu
tuk tetapkan hati tanpa ragu
meski harus kubayar dengan darah dan nanah
karena indahmu adalah api yang hangatkan kalbuku

aku hanya ingin memudahkanmu
dalam kemelut yang tak kunjung usai
meski harus kering samudera mata dipelupuk hatiku
karna senyummu adalah nirwana penuh pesona

aku hanya ingin kau berhenti melukai jiwa
karena setiap tetes dukamu adalah darah yang mengalir dalam selubung nadi nadiku
biarlah keindahan itu abadi untukmu
dan rona jenaka kekal bersamamu

wahai cintaku
cukuplah bagiku tuk hanya memandangmu jauh
menjagamu dalam ceria dan canda
tak perlu kau kejar jiwaku
karena ia tak pernah kemana mana
karena ia ada bersamamu
menjagamu
selalu



form the bottom of my heart..
im sorry hunny :(
i have to do this
although i know its really hard for me
coz i love you deep inside
let me care on you
far away...

hiks...
help me God...

kosong

saat ini
tak ada yang mampu kulakukan
selain menguntai kata kata
bercerita tentang kelabuku

entah apa yang mampu kulakukan nanti
esok
dan esok nanti
karena apiku telah padam
tiada lagi jantung yang akan memompa pembuluhku
tiada lagi udara yang mengisi paru paruku

bahkan hanya tuk menangispun aku tak mampu

hampa

in the middle of nowhere

maafkan aku cinta
aku tak kuasa lagi menyakitimu
hingga kering sungai sungai disekelupuk mata

maafkan aku cinta
cukup sudah keraguan itu mengganggu indah hidupmu
tak kuasa lagi aku berada dalam ambang serabut syaraf
dan semua kan kubuat mudah untukmu

telah kering bangkai ini oleh waktu
dan cukuplah sudah aku dalam sekarat tak menentu
karena aku adalah sang malam
dan kau adalah embun diufuk pagi

selamat datang wahai sahabatku
sang pilu nan setia menemaniku
kuharap kau tak lagi meninggalkanku
karena bahagia itu lebih menyedihkan dari sedih itu sendiri
karena bahagia hanya menunggu waktu tuk berlalu
karena aku tak ingin hidup hanya untuk menunggu mati

izinkan aku mati dengan tenang
bersama sahabat-sahabatku
sang malam
sang pilu
sang duka
kekal bersama mereka, sahabat setiaku

untukmu cintaku
kuyakin semua kan mudah kau lalui
keiklasanmu bersamaNya kan tenangkan ombakmu dalam sekejap
kepasrahanmu pada waktu kan membuang bangkai busukku jauh ketengah samudra
dan kau adalah semerbak wangi yang kan tetap tersenyum anggun

selamat datang sahabatku
aku ingin kekal bersamamu
ditengah badai tak berujung
dalam pusaran semilir angin yang mengiris dingin
tuk membawaku ketengah salju abadi
seraya menunggu ajal membawaku pergi

*in the middle of nowhere...

Rabu, September 07, 2005

aku hanya pelacurmu

aku adalah pelacurmu
yang hanya menunggu tatkala kau butuhkan
tatkala sang raja tak duduk disinggasananya
sementara kau butuh belai dan kasih sayangnya

aku adalah pelacurmu
benda simpanan yang kau taruh dilaci keduamu
dan pelacur tak perlu tau apa maumu
karena aku hanyalah pemuasmu

aku bukan tempatmu berbagi
karena aku hanyalah tempat sampah serapahmu
aku bukan kekasihmu
karena aku hanya tempat tuk puaskan rasa yang tak kau peroleh dari lelakimu
dan pelacur tak dapat memiliki hati
dan dapat dicaci sesuka hati
karena pelacur adalah pelacur
rasa dan hatiku bukanlah sesuatu yang perlu dijaga

maafkan aku wahai sang putri
karena pelacurmu ini bermimpi mendampuk tahta sang raja
agar aku bisa menjagamu
bukan sekedar memuaskanmu

sayang, aku adalah pungguk merindukan bulan
maafkan aku putriku
karena ku memimpikanmu

ya
aku hanya pelacurmu
hanya itu

destiny

i,m dying twice cos of love

but now..
for for the first time...
i die, again and again, and again
caused by one girl

congratulation..
now dying is part of my life
again...

thank again...

terima kasih cinta
untuk sekian kali
kau hidupkan aku
dan membunuhku...